![]() |
| Posisi Duduk di Depan Komputer |
Prosedur Penggunaan Komputer
Prosedur penggunaan komputer dengan benar, yaitu sebagai berikut
1. Gunakan penstabil tegangan (stabilizer) untuk mengurangi akibat buruk dari tegangan listrik yang turun naik.
2. Tata letak pemasangan kabel harus diperhatikan agar tidak semrawut
3. Pastikan semua kabel power sudah terhubung dengan aliran listrik.
4. Tekan Tombol Power pada Stabilizer
5. Hidupkan CPU (Central processing unit) dengan menekan tombol on atau power di casing.
6. Hidupkan Monitor dengan menekan tombol on pada monitor.
7. Tunggu hingga booting selesai, lalu akan muncul tampilan windows yang kita pergunakan.
8. Apabila anda menggunakan sistem operasi windows, masukkan username beserta password-nya. Akhiri dengan menekan tombol enter atau klik OK. Password ibarat kunci. Jika anda kehilangan kunci rumah, anda tidak akan dapat masuk ke dalam rumah. Demikian juga dengan password. Jika anda lupa password komputer anda, anda tidak akan dapat menggunakannya. Jika kunci dapat dibuat duplikatnya, tidak demikian dengan password. Meskipun demikian, orang yang iseng mengutak-atik komputer, dapat dengan mudah menduga suatu password. Oleh karena itu, pemilihan password harus memperhatikan hal-hal berikut :
a. Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, karakter, dan numerik.
b. Jangan memakai password tanggal lahir, tempat lahir, nama teman dekat, nama saudara anda karena nama-nama tersebut mudah sekali diduga oleh orang yang akan membongkar password komputer anda.
c. Sebaiknya, password tidak sama untuk semua dokumen atau keperluan lainnya.
d. Ubah password secara berkala dan jangan menyimpan salinan password di sembarang tempat
9. Setelah berada di desktop, anda siap menggunakan program aplikasi perangkat lunak (software), misalnya : Ms Word, Ms Excel, atau permainan (games).
Setelah desktop muncul, kita bisa mulai menjalankan aplikasi. Aplikasi di computer dapat dijalankan melalui Start menu (di sebelah kiri bawah desktop) ataupun dobel klik ikon shortcut (pada desktop). Setelah sebuah aplikasi terbuka, kita bias saja menjalankan aplikasi yang lain sehingga dalam waktu yang sama dimungkinkan menjalankan beberapa alikasi sekaligus. Hal ini merupakan salah satu kelebihan lingkungan system operasi MS Windows dibandingkan lingkungan system operasi DOS
Namun, jika tidak terlalu perlu, sebaiknya kita tidak membuka banyak aplikasi secara bersamaan karena memori computer akan terbagi, Sebagai akibatnya computer kita mungkin akan terasa lambat kinerjanya.
Setelah selesai kita gunakan untuk menjalankan aplikasi, kita perlu mematikan computer agar computer tersebut “ beristirahat”. Dalam system operasi MS Windows dan sejenisnya, ada prosedur mematikan computer secara benar. Proses mematikan computer ini kadang disebut dengan istilah Shut Down. Berikut ini langkah-langkahnya:
a) Tutup semua aplikasi yang masih aktif, jika belum tersimpan, simpanlah dokumen yang diperlukan terlebih dulu.
b) Klik Start, klik Turn Off Computer
c) Pada kotak dialog yang muncul, klik Turn Off
d) Mungkin perlu waktu, beberapa saat hingga computer kita mati secara otomatis. Pada sebagian computer, ada yang belu dilengkapi fasilitas yang dapat mematikan computer sevcara otomatis setelah proses Shut Down, maka untuk mematikannya perlu menekan tombol Power di CPU.
e) Matikan monitor kemudian matikan stabilizer
f) Cabut kabel power dari stop kontak
Apakah akibatnya jika kita tidak melakukan proses shut down sesuai prosedur? Jika kita mematikan computer sembarangan, misalnya setelah selesai menggunakan aplikasi tertentu tertentu kita langsung mencabut kabel listrik sehingga seketika mati, ada beberapa kerugian yang mungkin kita alami. Kerugian-kerugian itu diantaraanya adalah:
a. Kemungkinan ada file di computer kita yang rusak,
b. Hardisk di computer kita akan cepat rusak, dan
c. Kemungkian software di kompuetr kita tek lagi berjalan normal
Tentu saja kerugian-kerugian tersebut akan terakumulasi jika kita sering mematikan computer tanpa mematuhi prosedur yang baik. Jia hanya sekali atau dua kali terjadi, mungkin belum akan terasa efeknya. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu mematuhi prosedur penggunaan computer yang benar.
Seringnya listrik mati pada saat computer kita digunakan juga memiliki akibat yang sama seperti mematikan computer tak sesuai prosedur. Oleh karena itu, sangat disarankan penggunaan stabilizer ysng mampu menyimpan listrik dalam waktu tertentu sehingga jika listrik tiba-tiba mati, kita masih masih memiliki tenggang waktu untuk menutup/menyimpan dokumen aplikasi kita dan melakukan shut down computer kita sesuai prosedur. Namu, stabilizer dengan kemampuan menyimpan listrik tersebut harganya relative mahal. Jika listrik yang kita gunakan cukup stabil dan bagus ( tidak sering mati), stabilizer biasa pun sudah cukup.
